Pengertian Pelayanan Prima, Manfaat, Tujuan, Fungsi, dan Contohnya

Tiap-tiap pebisnis ingin agar usahanya senantiasa laris manis. Maka tak heran seandainya para pebisnis melancarkan beraneka strategi untuk menggaet sebanyak mungkin konsumen. Mulai dari menawarkan beraneka diskon hingga memanjakan konsumen, seluruh dilakukan dengan satu tujuan merupakan merebut hati dan loyalitas konsumen. Sebab, kian banyak konsumen yang datang dan berbelanja di toko Anda, maka sudah pasti toko Anda akan meraup banyak profit.

Salah satu sistem terbaik yang dapat Anda gunakan untuk mendapatkan loyalitas konsumen merupakan dengan memberikan pelayanan yang prima terhadap konsumen. Hingga dikala ini, pelayanan prima merupakan kunci yang dipakai oleh banyak pengusaha agar usahanya senantiasa didatangi konsumen. Langsung, apa yang dimaksud dengan pelayanan yang prima tersebut? Bagaimana pula sistem melayani konsumen dengan baik? Yuk cari tahu lebih lanjut tentang pelayanan prima berikut ini!

Pengertian Pelayanan Prima dalam Bisnis

pengertian-pelayanan-prima

Khususnya sederhana, pengertian pelayanan prima merupakan usaha terbaik dari toko, usaha, atau bisnis dalam melayani keperluan konsumennya. Dalam dunia bisnis, bentuk kesibukan ini dikenal pula dengan istilah lain merupakan excellent service, customer care dan customer service. Ada pula pengertian pelayanan prima merupakan suatu karakteristik untuk melayani orang lain dengan tiga sifat dasar, merupakan:

  1. Bersifat abstrak alias tak berwujud konkret seperti produk;
  2. Bersifat tindakan nyata dari seseorang yang dapat dinikmati langsung oleh orang lain, dan;
  3. Menjadi komponen erat dari kesibukan produksi serta konsumsi.

Akan tetapi pada dasarnya, pelayanan optimal terhadap konsumen ini harus mencakup 3 hal mendasar. 3 hal tersebut merupakan

  1. Kepedulian terhadap keperluan dan keinginan pelanggan;
  2. Pelayanan dengan sikap terbaik, dan;
  3. Berorientasi terhadap standar layanan perusahaan dengan tujuan memuaskan konsumen.

Dengan adanya pelayanan yang optimal terhadap konsumen, maka dapat dipastikan loyalitas konsumen terhadap perusahaan akan terjaga. Sebab, pelayanan yang maksimal ini dapat memberikan rasa puas terhadap pelanggan sekalian memenuhi keinginan dan keperluan yang ia cari. Sekiranya suatu perusahaan tak melayani konsumen dengan baik, dapat dipercayai bahwa mereka tak akan mendapatkan rasa loyalitas konsumen. Bila dibiarkan terus-menerus, hal tersebut dapat menjadi reputasi buruk bagi perusahaan.

Konsep-Konsep Dasar Pelayanan Konsumen

Jangan khawatir seandainya Anda masih kebingungan dalam menentukan sistem terbaik untuk melayani konsumen. Sebelum masuk ke praktek langsung melayani konsumen, ada baiknya Anda memahami sejumlah konsep dasar dalam pelayanan konsumen. Konsep-konsep dasar pelayanan konsumen dikenal dengan rumus 6A yang meliputi ability, attitude, appearance, attention, action dan accountability. Berikut ini penjelasan lengkap dari rumus 6A tersebut.

Ability

Rumus A pertama merupakan ability alias kemampuan. Yang dimaksud dengan kemampuan dalam pelayanan konsumen meliputi kemampuan kerja karyawan itu sendiri. Kemampuan yang harus dimiliki oleh daya kerja seperti komunikasi dan interaksi yang efektif, serta kapabel menggunakan sarana penunjang untuk melayani pembeli.

Attitude

Bagian berikutnya merupakan attitude ialah sikap. Dalam praktek pelayanan konsumen, Anda harus bertindak sesuai dengan etika, sikap yang ramah dan santun dikala menghadapi pelanggan. Kecuali itu, sikap yang baik dari perusahaan dapat menjadi cerminan budaya perusahaan terhadap konsumen. Itu contohnya sikap 3S (Senyum, Salam, Sapa) yang banyak dipakai oleh perusahaan.

Appearance

Appearance atau penampilan juga yakni elemen penting dalam metode pelayanan konsumen. Penampilan fisik atau non-fisik dapat merefleksikan kredibilitas perusahaan dan daya kerja terhadap konsumen. Oleh sebab itu, banyak perusahaan yang membuat peraturan agar karyawannya berpakaian rapi seperti mengenakan seragam kerja.

Attention

Dalam Bahasa Indonesia, attention berarti perhatian. Perhatian menjadi elemen penting berikutnya dalam pelayanan konsumen. Seorang pramuniaga yang berhadapan dengan konsumen harus meletakkan kepedulian penuh terhadap permintaan dan keperluan sang pembeli. Pun dikala pembeli mengutarakan kritik dan saran terhadap produk, sang pramuniaga harus konsisten mempertahankan konsentrasi agar dapat mencerna isi pesan dengan baik.

Action

Action merupakan tindakan nyata selama melayani konsumen. Tindakan seperti membantu mencarikan barang yang diminta konsumen, atau bentuk pemecahan dilema lainnya yang dapat dinikmati langsung oleh sang pembeli.

Accountability

Elemen terakhir merupakan accountability alias tanggung jawab. Saat pelanggan mengajukan komplain, perusahaan harus memperlihatkan rasa tanggung jawab dengan melayani protes tersebut. Pelanggan akan senang seandainya mereka dilayani dengan penuh rasa tanggung jawab.

Tujuan Pelayanan Prima bagi Pengusaha

konsep-pelayanan-konsumen

Format-format pelayanan dari perusahaan atau suatu badan usaha dapat Anda rasakan dalam kehidupan sehari-hari. Semisal Anda memasuki restoran lalu disambut oleh para waiter atau waitress yang menawarkan menu makanan. Atau, di dikala Anda mendatangi sebuah hotel dan disambut dengan super ramah oleh petugas front office. Pun dikala Anda menghubungi customer care di platform toko online pun, Anda sudah merasakan bentuk pelayanan optimal dari perusahaan.

Seluruh perusahaan tentunya menerapkan metode pelayanan konsumen yang maksimal dengan beraneka tujuan. Ada sejumlah tujuan pelayanan prima yang semestinya Anda tahu sebelum menerapkan metode tersebut di perusahaan Anda. Tujuan pelayanan prima tersebut merupakan:

Mendapatkan Loyalitas Konsumen

Mendapat rasa loyalitas konsumen merupakan tujuan utama dari setiap perusahaan. Konsumen memegang peranan penting dalam keberlangsungan perusahaan. Kecuali memberikan pemasukan bagi usaha, konsumen dapat membantu sebuah perusahaan berkembang. Sekiranya perusahaan Anda melayani konsumen dengan prima, besar kemungkinan para konsumen akan merekomendasikan kenalan mereka untuk berbelanja di tempat Anda. Dengan adanya kian banyak konsumen yang datang, perusahaan Anda akan kian berkembang baik.

Mengarahkan Konsumen untuk Berbelanja

Ada kalanya konsumen bingung dikala menentukan barang yang ingin dibeli. Saat kondisi tersebut terjadi, umumnya pramuniaga toko akan datang untuk membantu konsumen. Sering juga para pramuniaga memberikan isu terkait diskon atau rekomendasi produk terbaik. Berbekal isu tambahan tersebut, pembeli jadi percaya terhadap kualitas produk, dan tak lagi kesulitan dalam membuat keputusan membeli barang. Khususnya tak langsung, bentuk pelayanan terhadap konsumen ini mengarahkan konsumen untuk berbelanja.

Menghindari Tuntutan Pelanggan

Kadangkala, melayani pelanggan dapat menjadi suatu perkara yang susah-susah mudah untuk dilakukan. Ini disebabkan keinginan serta keperluan pelanggan yang berbeda dan beraneka. Pelanggan yang tak puas dengan kualitas produk atau pelayanan dapat menjadi dilema besar seandainya tak ditanggapi dengan baik. Review buruk dari pelanggan juga dapat membahayakan reputasi perusahaan. Oleh sebab itu, banyak pengusaha yang menerapkan bentuk layanan optimal terhadap pelanggan demi menghindari dilema tak diharapkan dikemudian hari.

Manfaat Pelayanan Prima dalam Usaha

Kecuali tujuan, terdapat pula manfaat pelayanan prima dalam menyokong perkembangan usaha. Sekiranya perusahaan Anda sudah memberikan pelayanan terbaik terhadap konsumen, besar kemungkinan Anda sudah merasakan manfaat pelayanan prima berikut ini. Apa saja manfaat pelayanan yang maksimal terhadap konsumen? Berikut jawabannya!

Meningkatkan Kualitas Perusahaan

Tiap-tiap pengusaha tentunya ingin agar perusahaannya memiliki kualitas baik. Salah satu sistem meningkatkan kualitas tersebut merupakan dengan memberikan layanan terbaik terhadap konsumen. Kualitas perusahaan yang baik akan mensupport perkembangan usaha menjadi kian maju. Kecuali itu, metode pelayanan yang sudah dipakai dapat dijadikan acuan dalam pengerjaan pengembangan standar operasional pelayanan konsumen.

Menumbuhkan Suasana Baik antara Konsumen dan Perusahaan

Hubungan antara konsumen dan perusahaan ibarat symbiosis mutualisme. Konsumen yang puas dengan pelayanan baik dari perusahaan akan menjadi pelanggan yang loyal. Dengan kata lain, mereka akan terus berbelanja atau memanfaatkan jasa perusahaan tersebut. Profit juga dinikmati oleh perusahaan, di mana mereka mendapatkan profit dari konsumen yang berbelanja di tempat mereka. Dengan adanya pemasukan, roda kesibukan usaha akan dapat terus bergerak.

Menang dalam Kompetisi Pasar

Manfaat lain yang dapat dinikmati oleh perusahaan dengan menerapkan pelayanan optimal merupakan memenangkan kompetisi pasar. Banyaknya pesaing dan ketatnya kompetisi dalam pasar perdagangan menjadikan setiap perusahaan harus pintar-pintar melancarkan strategi. Tujuannya tentu agar perusahaan dapat bertahan. Salah satu strategi yang dapat dipakai merupakan melayani konsumen dengan maksimal. Sekiranya reputasi perusahaan Anda dikenal baik oleh konsumen target, maka besar peluang bagi perusahaan Anda untuk jadi lebih unggul dibandingkan usaha kompetitor lainnya.

Contoh Pelayanan Prima dalam Bisnis

contoh-pelayanan-prima

Sebagian contoh pelayanan prima dalam bisnis serta mudah dijumpai dalam keseharian kita merupakan sebagai berikut:

  1. Pengusaha di bidang pengiriman atau delivery barang dan makanan berupaya memberikan pengiriman yang cepat, tepat, dan kondisi barang yang baik hingga sampai ke tangan konsumen.
  2. Perusahaan bidang transportasi memberikan layanan konsumen berupa jasa antar yang aman, nyaman, praktis dan dengan harga terjangkau untuk seluruh kalangan.
  3. Usaha kuliner menjaga loyalitas konsumen dengan memberikan makanan berasa dan berkualitas baik, penyajian tepat waktu, hingga beraneka diskon belanja.

Demikianlah pembahasan terkait pengertian, tujuan, manfaat hingga contoh pelayanan prima terhadap konsumen. Semoga membantu Anda dalam mengembangkan pelayanan terhadap konsumen dalam berbisnis!

    Write a comment