Menghasilkan Desain Animasi yang Menarik dan Berkualitas Dengan Tips Berikut Ini!

Animasi ialah salah satu format konten yang bisa dirasakan masyarakat dari beragam kalangan. Tampilannya yang lucu dan menarik membuat animasi disukai mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Selain itu, animasi bisa dijadikan sarana iklan yang unik serta tepat sasaran. Dewasa ini, banyak perusahaan mencapai teknik promosi dengan animasi. Strategi mempersembahkan produk melalui konten animasi dipilih sebab bisa disebarkan melalui beragam media seperti televisi, YouTube, dan media sosial lainnya.

Selain itu, beriklan dengan animasi mempunyai keunggulannya tersendiri di mana animasi tampak lebih menarik daripada tulisan-tulisan promosi saja. Alhasil, iklan kamu mempunyai peluang besar untuk ditonton lebih banyak masyarakat.

Tertarik untuk mencoba berkarya dengan animasi? Yuk simak tulisan kali ini lebih lanjut mulai dari apa itu animasi hingga cara membuat animasi sendiri dengan gampang! Semuanya telah kami kupas tuntas hanya untuk kamu.

Berkenalan dengan Desain Animasi

animasi-1

Animasi kerap kali diidentikkan dengan kartun. Animasi ialah sekumpulan gambar yang diatur serta disusun mengikuti suatu rangkaian pergerakan tertentu sehingga bisa “bergerak” ketika diberikan efek khusus. Pergerakan gambar ini juga terjadi menurut hitungan waktu tertentu.

Kata animasi diambil dari kata Bahasa Inggris “animate”. Animate berarti memberi jiwa atau menghidupkan benda mati. Sama seperti animasi. Saat membuat suatu animasi, baik itu gambar benda mati, hewan, manusia, atau bahkan hanya sekadar tulisan saja. kamu pastinya akan “menghidupkan” gambar-gambar hal yang demikian supaya bisa bergerak, bukan?

Jadi bisa ditarik kesimpulan bahwa animasi ialah sebuah aransemen gambar yang ditampilkan menurut urutan waktu tertentu demi menciptakan kesan bahwa gambar hal yang demikian bergerak. Ada 2 unsur penting yang membangun suatu animasi ialah alur gerak dan objek gambar. Ingin tahu lebih banyak mengenai prinsip dan efek animasi? Yuk lanjut membaca ke bagian selanjutnya!

Prinsip Dasar Desain Animasi

animasi-2

Bagaimana cara seseorang membuat atau mendesain suatu animasi? Terdapat beberapa prinsip dasar desain animasi yang sepatutnya kamu ketahui sebelum terjun ke proses penggarapan, yakni

Solid Drawing

Hal yang pertama dibutuhkan untuk membuat sebuah desain animasi ialah kemampuan menggambar alias solid drawing. Gambar yang bagus akan menjadikan hasil animasi terlihat bagus dan menarik. Prinsip solid drawing tak hanya sebatas membuat sebuah gambar yang bagus, tetapi juga melibatkan kemampuan mengatur gambar supaya berada dalam komposisi yang pas.

Staging

Prinsip kedua animasi ialah menata gerak dan ekspresi objek dalam animasi supaya lebih gampang dicerna oleh penonton. Di sini pula, kamu sepatutnya membuat objek animasi supaya terlihat alami. Tujuannya tentu supaya pergerakan animasi bisa terlihat lebih natural.

Slow In, Slow Out

Prinsip slow in, slow out merupakan bagian selanjutnya dari staging. Hanya saja prinsip ini lebih mengatur waktu perpindahan antar scene dalam animasi.

Timing

Timing ialah prinsip untuk menentukan kemunculan waktu gerakan dikala mendesain sebuah animasi. Timing merupakan proses menentukan kapan objek diberikan suatu efek gerakan.

Archs

Prinsip terakhir dalam membuat sebuah animasi ialah archs, yakni proses pembuatan objek atau karakter terlihat lebih smooth dan natural. Tujuannya untuk menghasilkan gerakan animasi yang hidup sekaligus realistis.

Jenis-Jenis Animasi Menurut Teknik Pembuatannya

animasi-3

Proses pembuatan animasi custom akan selalu bergantung pada efek tertentu supaya bisa bergerak cocok keinginan. Beberapa teknik dan efek animasi pada custom animasi ialah frame, cell, vektor, sprite, dan karakter. Penjelasan lebih lanjut terkait efek animasi pada custom animasi ialah sebagai berikut:

Frame

Contoh efek animasi pada custom animasi ialah frame. Animasi frame merupakan rangkaian gambar yang ditampilkan bergantian. Animasi frame dikenal sebagai teknik dan efek animasi pertama sekaligus paling mendasar sebelum akhirnya dikembangkan menjadi beragam sistem lain dengan bantuan teknologi.

Pemakaian sistem animasi frame bisa kamu jumpai dikala membuat suatu objek gambar dalam posisi berbeda-beda di beberapa halaman buku. Sekiranya kamu membuka tiap-tiap halaman berisikan gambar secara cepat dengan jari, maka kamu akan menjumpai efek “bergerak” dari gambar hal yang demikian.

Cell

Cell ialah cara membuat animasi yang populer dan sering digunakan banyak orang. Dalam sistem ini, tiap-tiap gambar atau “cel” merupakan lembaran-lembaran terpisah. Jadi, bagian-bagian ini akan digabungkan untuk bisa membentuk suatu animasi tunggal.

Melalui teknik pembuatan animasi ini, objek satu dan lainnya dalam animasi bisa dimungkinkan untuk bergerak bebas sendiri-sendiri sehingga animasi bisa menjadi lebih unik dan kreatif.

Vektor

Animasi vektor dibuat dengan menggunakan rumus matematika X dan Y dalam prosesnya. X untuk pergerakan ke samping (kiri-kanan), dan Y untuk pergerakan naik-turun.

Sprite

Cara kerja animasi sprite tampak mirip dengan vektor. Namun sistem sprite menggunakan latar belakang yang diam sedangkan objek digerakkan dari depan. Alhasil, teknik sprite banyak dipakai untuk membuat animasi yang terkesan bergerak secara mandiri seperti burung terbang, logo berputar, dan lainnya.

Karakter

Contoh teknik pembuatan animasi terakhir ialah karakter. Animasi karakter biasa kita jumpai dalam film animasi 3D dan juga kartun seperti Doraemon, Upin Ipin, dan Spongebob Squarepants. Teknik yang satu ini dinilai cukup kompleks sebab segala bagian animasi bergerak bersamaan, namun tiap-tiap objek bergerak dengan cara yang berbeda-beda.

3 Langkah Membuat Animasi

Ada beberapa rekomendasi software aplikasi yang bisa dipakai untuk membuat animasi di PC seperti Synfig Studio, Blender, dan Anime Studio. Selain itu, kini kamu pun bisa membuat animasi di Android dengan software rekomendasi seperti FlipaClip, Pencil2D Animation, OpenToonz, dan Draw Cartoons 2.

Apapun media yang kamu pilih untuk membuat animasi tidak akan mempengaruhi tahapan-tahapan pembuatan animasi itu sendiri. Ada 3 langkah sederhana untuk membuat animasi baik pada media PC ataupun smartphone, yakni

Memiliki Ide Cerita

Animasi yang baik selalu mempunyai ide cerita dan pesan yang hendak disampaikan kepada penonton, termasuk animasi untuk iklan. Jadi, langkah paling pertama dalam proses pembuatan animasi ialah menentukan plot animasi.

Setelah mengetahui gambaran plot narasi yang hendak dijadikan animasi, segera tuangkan ide ke dalam storyboard. Storyboard berfungsi untuk memuat gambar dari tiap-tiap adegan dalam animasi secara berurutan.

Membuat Sketsa Gambar

Tahap selanjutnya ialah membuat sketsa gambar objek atau karakter dalam animasi. Sebuah karakter yang baik dalam animasi sepatutnya tetap dari segi tampilan dalam tiap-tiap frame. kamu juga bisa menggambar objek dari beragam ekspresi dan sudut pandang. Selanjutnya, kamu sepatutnya mengupayakan supaya transisi antar gambar dalam animasi bisa terjadi secara natural dan tidak kaku.

Mengecek Alur Gerakan Animasi

Setelah membuat sketsa gambar, mulailah untuk mengecek bagaimana alur gerakan animasi yang telah dibuat. Pastikan supaya perpindahan tiap-tiap gambar berlangsung dengan mulus dan lancar. Sekiranya animasi kamu masih berpindah dengan “patah-patah”, cobalah menggunakan efek lain untuk menghaluskan transisi gambar. Cobalah beragam efek hingga kamu menemukan efek yang paling cocok untuk memperhalus animasi.

Selesai! Kini kamu bisa memandang hasil animasi dengan mengggunakan kombinasi tombol keyboard. Kombinasi tombol keyboard untuk memandang hasil animasi ialah windows + tab dan F5. Kegunaan masing-masing kombinasi ini berbeda. Sekiranya animasi ditampilkan secara awam, kombinasi tombol keyboard untuk memandang hasil animasi ialah windows + tab. Namun bila animasi ditampilkan pada Microsoft Power Point, maka kombinasi tombol keyboard untuk memandang hasil animasi ialah F5.

Demikianlah pembahasan kali ini terkait animasi. Semoga tulisan ini bisa bermanfaat untuk menambah wawasan kamu, ya!