Mengenal Perbedaan Omnichannel dan Multichannel Marketing

Pasti banyak orang yang masih mempertanyakan apa itu Omnichannel. Omnichannel berasal dari kata Omnis yang artinya universal, semua atau umum. Omnichannel merupakan perkembangan dari Multichannel. Nah pada pembahasan kali ini, kita akan mengulas lebih jauh mengenai Omnichannel dan Multichannel serta perbedaan keduanya.

Apa Semacam Omnichannel?

Apa Itu Omnichannel

Omnichannel merupakan pengembangan selanjutnya dari Multichannel, namun Omnichannel memiliki jangkauan yang lebih luas. Kecuali itu, Omnichannel juga sudah diperbarui secara real time terhadap pengguna tak seperti Multichannel. Omnichannel juga ialah strategi yang diterapkan oleh sebuah organisasi melewati lintas saluran yang meningkatkan customer journey. Dalam dunia pemasaran, Omnichannel merupakan lebih memfokuskan diri pada bagaimana pelanggan dapat mendapatkan sebuah pengalaman. Pengalaman tersebut ialah pengalaman yang komprehensif dan konsisten di pelbagai channel baik online maupun offline. Umumnya dikala pengguna memutuskan ingin membeli, mereka akan mencari kabar tentang produk tersebut.

Pencarian ini dikerjakan melewati pelbagai channel yang berbeda sehingga mereka yakin dengan produk yang hendak dibeli. Itulah kenapa pengalaman pelanggan dalam kepuasan yang sama itu benar-benar penting meskipun dengan channel yang berbeda sekalipun. Alih–alih berprofesi parallel, Omnichannel merancang sumber energi pendukung dan saluran komunikasi untuk berprofesi sama. Omnichannel juga menuntut adanya integrasi dan pengaturan terhadap saluran sehingga pengalaman pengguna lebih efisien. Kecuali itu pelanggan juga diberikan pengalaman yang menyenangkan dikala menggunakan Omnichannel ketimbang saluran tunggal secara terpisah lainnya.

Apa Semacam Multichannel?

multichannel

Hampir serupa dengan Omnichannel, Multichannel juga menggunakan banyak channel untuk menarik pelanggan. Pemasaran Multichannel merujuk pada situasi dimana sebuah perusahaan berhubungan dengan customer melewati pelbagai channel, baik online maupun offline. Melewati channel ini, perusahaan akan memasarkan produk barang dan jasanya. Multichannel sendiri mengkombinasikan dua praktik pemasaran adalah inbond dan outbond agar perusahaan dapat menjangkau pelanggan pada channel berbeda. Melewati strategi ini, cara kerja pembelian akan lebih mudah dibatasi oleh pelanggan dibandingkan pasar offline. Pemasaran ini lazim dikerjakan melewati channel seperti email, poster, katalog, papan iklan dan lain sebagainya.

Kian hari teknologi kian berkembang. Hal ini juga yang membuat channel pemasaran yang tersedia kian banyak pula jumlahnya. Keadaan ini membuat pelanggan berpotensi memperluas jangkauannya ke penjualan yang dapat memenuhi apa yang mereka butuhkan. Pelanggan punya banyak alternative dalam memilih dan menemukan produk yang baru. Oleh karena itu, perusahaan berlomba-lomba memasang iklan di pelbagai tempat yang strategis untuk dilirik pelanggan. Multichannel mewakili kemampuan dalam berkomunikasi dengan pelanggan yang berpotensi untuk membeli produk melewati pelbagai platform yang berbeda secara individual. Hal ini menampilkan bahwa Multichannel lebih memfokuskan diri pada komponen kecil dari Omnichannel merupakan seperti iklan cetak, kesibukan ritel, acara promosi dan sebagainya. Beberapa besar perusahaan yang bergerak dalam bidang pemasaran megandalkan Multichannel marketing. Multichannel marketing akan meningkatkan penjualan perusahaan dalam waktu yang cepat. Bahkan perusahaan terkadang membentuk tim khusus untuk sosial media dan email untuk berprofesi agar tujuan individu dapat tercapai.

Perbedaan Omnichannel dan Multichannel

perbedaan dari omni dan multi

Multichannel dan Omnichannel merupakan kata sifat yang merujuk pada teknologi bisnis atau lazim dikenal dengan pendekatan operasional. Keduanya ialah saluran komunikasi yang memiliki banyak channel yang mengaitkan antara perusahaan dan pelanggan potensial. Multichannel yang usianya lebih tua merujuk pada kampanye pemasaran secara offline melewati iklan cetak, radio, televisi, bahkan sebagian panggilan telpon.
Popularitas saluran ini mengalami peningkatan dan penyusutan dalam sebagian waktu. Sebagian orang memperoleh manfaat yang baik namun yang lain tak. Hal inilah yang membuat orang – orang mulai beralih menggunakan pesan singkat, lebih sedikit menggunakan iklan radio dan media cetak. Hingga dikala itu mulai banyak saluran digital yang bermunculan.

Pertama muncul email, kemudian datang pesan instan, lalu obrolan langsung, hingga media sosial. Peningkatan eksistensi saluran – saluran ini dalam sebagian tahun belakangan mengalami tumpeng tindih. Hal ini dilihat dari perkembangan teknologi yang makin canggih seperti munculnya ponsel, gadget, tablet hingga Internet of Things. Omnichannel sendiri tak mengubah sifat dasar yang dimiliki oleh Multichannel. Justru Omnichannel memurnikan Multichannel. Jika Multichannel menggabungkan saluran diskrit dengan saluran mereka, maka Omnichannel bertujuan menciptakan pengalaman terpadu dan konsisten bagi pelanggannya.
Terutamanya umum, perbedaan antara Omnichannel dan Multichannel dapat dilihat dari sebagian point seperti.

  • Omnichannel saling terintegrasi sedangkan tak saling terintegrasi
  • Pada Omnichannel lebih berfokus pada costumer journey yang sama melewati banyak channel, kualitas pesan dan channel lebih dipentingkan
  • Multichannel lebih memanfaatkan channel sebanyak-banyaknya, sedangkan kuantitas channel yang diterapkan lebih penting
  • Omnichannel lebih konsisten memberi tahu pesan dan image brand tak peduli melewati channel manapun
  • Sedangkan Multichannel memastikan bahwa bisnis sudah ada atau lebih memanfaatkan banyak channel
  • Omnichannel melibatkan data untuk membangun customer journey yang lebih baik
  • Multichannel lebih mempertimbangan banyak channel dimana kemungkinan pelanggan berada

Tips Memulai Omnichannel Dalam Bisnis

Tips Memulai Omnichannel

Dalam melakukan bisnis, sebuah perusahaan atau pebisnis memerlukan suatu platform yang dapat memuaskan konsumen atau pelanggannya. Omnichannel yang dapat mengintegrasikan semua channel dalam satu produk dapat membuat konsumen dan perusahaan memperoleh kepuasan yang sama. Nah dalam bisnis, berikut tips untuk memulai Omnichannel.

  1. Memahami Costumer Journey
    Tips pertama dalam menerapkan Omnichannel dalam bisnis merupakan dengan memahami costumer journey atau pengalaman pelanggan. Hal ini penting dikerjakan sebelum memulai Omnichannel. Pebisnis harus paham kebiasaan berbelanja pelanggan mulai dari awal sampai akhir pada kesibukan belanja online maupun offline.
    Pengalaman belanja pelanggan harus diutamakan karena akan memberikan kesan yang baik pada pelanggan. Mereka akan dengan senang hati berbelanja di tempat anda jikalau pelayanan yang diberikan sanggup memberikan kepuasan yang nyata.
  2. Pemilihan Teknologi yang Tepat
    Tips kedua dalam melaksanakan bisnis dengan Omnichannel merupakan pemilihan teknologi yang tepat. Pemilihan teknologi ini harus pantas dengan keperluan dan pilihan berbelanja pelanggan. Misalnya seorang pebisnis sekedar membuat facebook page untuk berbisnis karena memandang banyak orang yang menggunakan facebook untuk berbisnis.
    Hal ini sesungguhnya tak boleh dikerjakan. Padahal pemasaran melewati facebook juga baik, namun jikalau cuma meniru orang lain tanpa ada tujuan yang jelas maka sama halnya kita tak memiliki target yang ingin dicapai. Teknologi pemasaran ini harusnya bertujuan untuk memasarkan produk dan dapat memenuhi keperluan belanja para pelanggan.
  3. Mengintegrasikan Seluruh Teknologi
    Tips terakhir dalam melaksanakan bisnis dengan Omnichannel merupakan dengan mengintergrasikan semua pilihan teknologi yang ada. Pilihan teknologi ini dapat berupa teknologi yang berbasis internet maupun teknologi tatap muka atau offline. Seluruh teknologi ini dipadukan menjadi satu data tunggal yang tak dapat dipisahkan.
    Melewati integrasi channel ini, pelanggan akan memperoleh pengalaman berbelanja yang tak ada habisnya baik secara online maupun offline. Pengalaman berbelanja pelanggan tentu menjadi sebuah tolak ukur keberhasilan bisnis yang dikerjakan.

Nah itulah ulasan mengenai Multichannel dan Omnichannel yang dibahas kali ini. Omnichannel merupakan pengembangan dari Multichannel, namun perbedaan dari keduanya benar-benar terlihat terlebih dalam hal integrase channel. Semoga pembahasan kali ini dapat memberikan kabar yang berguna bagi pembaca.