Faktor yang Mempengaruhi Permintaan dan Penawaran

Dalam tiap-tiap transaksi jual beli, baik dalam skala kecil seperti transaksi di pasar, sampai jual beli skala besar misalnya ekspor impor yang melibatkan dua negara atau lebih, terdapat dua hal yang disebut permintaan dan penawaran. Permintaan dan penawaran sendiri yakni konsep ekonomi yang tak terpisahkan. Dua hal ini mempengaruhi keseimbangan antara pihak-pihak yang mengerjakan transaksi, dalam hal ini yakni penjual dan pembeli.

Apakah Anda memahami definisi permintaan dan penawaran? Apa saja hal atau unsur yang mempengaruhi permintaan dan penawaran suatu produk? Temukan jawabannya dalam tulisan ini, berikut penjelasannya.

Pengertian Permintaan dan Penawaran

permintaan-dan-penawaran

Demand atau permintaan yakni keinginan konsumen untuk meminta atau membeli produk baik berupa barang ataupun jasa pada tingkat harga dan waktu tertentu sesuai kesepakatan bersama pihak penjual yang disertai dengan kemampuan konsumen untuk mengerjakan pembelian produk. Banyaknya barang yang diharapkan oleh konsumen didasarkan pada harga produk yang dijual, selera konsumen, serta pendapatan dan kemampuan seorang konsumen membeli produk.

Sementara pengertian dari Supply atau penawaran yakni keinginan seorang produsen atau seorang penjual dalam menawarkan dan memasarkan produknya, baik berupa barang maupun jasa yang didasarkan pada kuantitas dan kualitas produk terhadap para konsumen pada tingkat harga dan waktu tertentu yang sudah ditentukan oleh kedua belah pihak, merupakan antara penjaul dan pembeli.

Permintaan akan barang maupun jasa betul-betul dipengaruhi oleh konsumen dan juga kemudahan dalam membeli produk tersebut. Sementara penawaran akan suatu produk baik barang maupun jasa dipengaruhi oleh unsur produksi. Hal ini perlu diperhatikan dan dipahami oleh para pelaku bisnis.

Elemen yang Mempengaruhi Permintaan dan Penawaran

faktor-permintaan-dan-penawaran

Ada banyak unsur yang mempengaruhi permintaan dan penawaran suatu produk. Diantaranya yakni harga barang, harga barang substitusi, harga barang komplementer, pendapatan, selera konsumen, intensitas keperluan konsumen, perkiraan harga dan jumlah penduduk yang ada pada daerah tersebut, berikut ulasannya

1. Harga Barang

Elemen yang mempengaruhi permintaan dan penawaran pertama yakni harga produk baik barang atau jasa yang ditawarkan oleh produsen terhadap konsumen. Biasanya, konsumen akan lebih memilih mengerjakan pembelian untuk produk dengan harga yang relatif lebih murah. Dengan begitu, konsumen akan memperoleh profit yang lebih besar ketika produk tersebut dijual kembali. Pada ketika harga barang mengalami kenaikan karena inflasi, maka permintaan konsumen akan turun, sementara penawaran yang dilakukan produsen akan meningkat. Sebaliknya, pada ketika harga produk turun, maka permintaan akan barang tersebut akan meningkat, sedangkan penawaran akan turun.

2. Harga Barang Subtitusi

Kecuali harga produk itu sendiri, harga produk subtitusi juga akan mempengaruhi permintaan yang dilakukan konsumen. Barang subtitusi ini yakni barang pengganti barang utama. Misalnya nasi diganti dengan jagung atau kentang. Jika harga produk subtitusi mengalami penurunan, maka permintaan pada barang utama akan mengalami penurunan, sementara penawaran akan meningkat. Sementara jika harga barang subtitusi ini meningkat, maka dengan sendirinya permintaan terhadap barang utama akan meningkat, sementara penawaran akan turun. Sifat hubungannya yakni positif atau berbanding lurus.

3. Harga Barang Komplementer

Barang komplementer yakni barang pelengkap untuk barang utama sehingga dapat berfungsi secara maksimal. Contohnya, gas untuk kompor gas, bensin untuk kendaraan bermotor, atau tinta untuk pulpen. Jika harga barang komplementer mengalami kenaikan, maka permintaan terhadap barang utama atau barang yang dilengkapi akan menurun, sementara penawaran akan meningkat. Sebaliknya, jika barang kompelemnter mengalami penurunan, permintaan terhadap barang utama akan mengalami peningkatan, disamping itu penawaran akan meningkat.

4. Tingkat Pendapatan

Elemen yang mempengaruhi permintaan berikutnya yakni tingkat pendapatan konsumen. Tingkat pendapatan konsumen akan menampilkan besarnya kekuatan beli konsumen. Hal ini karena konsumen sepatutnya sanggup menyesuaikan kondisi keuangannya. Kian tinggi tingkat pendapatan konsumen, maka akan kian meningkat permintaan akan suatu barang. Sebaliknya, permintaan akan suatu barang akan mengalami penurunan dikala tingkat pendapatan konsumen rendah.

5. Selera Konsumen

Elemen yang mempengaruhi permintaan dan penawaran konsumen berikutnya yakni selera konsumen. Elemen ini betul-betul berkaitan erat dengan tren yang sedang berkembang di dalam masyarakat. Pada biasanya, ada sebagian merk atau produk yang sedang menjadi trend atau booming sehingga selera konsumen akan dipengaruhi barang tersebut. Jika selera konsumen terhadap suatu barang atau jasa mengalami peningkatan, maka permintaan dengan sendirinya akan meningkat, sementara penawaran yang dilakukan produsen atau penjual menurun. Seperti juga sebaliknya.

6. Intensitas Keperluan Konsumen

Kurva permintaan akan suatu produk juga dipengaruhi oleh intensitas keperluan konsumen. Elemen yang satu ini dipengaruhi oleh mendesak atau tidaknya keperluan konsumen akan suatu produk baik berupa barang maupun jasa. Ini berarti, ada hubungannya dengan waktu penggunaan yang betul-betul mendesak atau tak. Permintaan terhadap produk akan naik pada ketika intensitas keperluan akan suatu produk betul-betul mendesak, sedangkan pada ketika itu penawaran akan turun. Melainkan pada ketika intensitas keperluan akan suatu barang tak mendesak maka penawarannya akan naik, sementara permintaannya akan mengalami penurunan.

7. Perkiraan Harga

Elemen yang mempengaruhi permintaan dan penawaran berikutnya yakni perkiraan atau estimasi harga suatu produk di masa mendatang. Estimasi dilakukan untuk memperkirakan apakah harga produk akan mengalami kenaikan atau penurunan di masa mendatang, hal ini dapat dikalkulasikan dengan pelbagai unsur. Sekiranya Anda memperkirakan bahwa harga produk akan naik, maka dianjurkan untuk membeli produk tersebut sekarang juga, hal ini akan mengakibatkan permintaan akan barang tersebut naik guna menghemat keuangan di masa mendatang. Berlaku sebaliknya pada ketika Anda memperkirakan harga barang diwaktu mendatang akan mengalami penurunan, maka akan lebih baik jika Anda menunda pembelian barang tersebut, pada ketika ini maka permintaan turun.

8. Jumlah Penduduk

Jumlah penduduk di suatu wilayah atau daerah juga berpengaruh terhadap permintaan dan penawaran suatu produk. Kian besar jumlah penduduk maka akan kian menambah target konsumen dan juga segmentasi pasar produk baik barang maupun jasa yang dijual. Dikala jumlah penduduk di suatu wilayah besar, maka permintaan akan suatu produk akan meningkat. Sementara jika jumlah pendudukan suatu negara atau wilayah rendah, maka permintaan konsumen akan sautu produk juga akan mengalami penurunan.

Nah, itulah pelbagai unsur yang mempengaruhi permintaan dan penawaran akan suatu produk. Sebagai seorang pelaku bisnis, Anda sepatutnya sanggup memahami pelbagai unsur di atas karena tak cuma mempengaruhi titik keseimbangan harga pasar, hal ini juga sepatutnya Anda lakukan demi kelangsungan bisnis Anda. Sekian, semoga berguna!