Ciri-Ciri Profesional | Perusahaan yang Profesional

Kata profesional sering diucapkan dan didengar dalam kesibukan sehari-hari. Selain itu, istilah profesional juga memberikan kesan dengan prestise tinggi bagi orang yang menyandangnya. Namun apa sesungguhnya arti kata profesional?

Profesional merupakan seseorang dengan keahlian khusus atau karir yang baik dibidang profesinya masing-masing. Bila kamu cakap menguasai bidang keilmuan yang kamu geluti atau mempunyai jenjang karir yang baik, maka kamu telah dinyatakan sebagai seorang profesional.

Seseorang yang profesional selalu dipercaya oleh banyak orang serta dijadikan sosok panutan untuk ditiru dan teladani. Salah satu miskonsepsi kepada istilah profesional merupakan banyak orang menyematkan gelar ini untuk orang dengan jabatan atau profesi berkelas seperti dokter, tentara, polisi, dan lainnya.

Sesungguhnya, istilah profesional bisa disandang oleh siapa saja, asalkan orang hal yang demikian memang berkompeten dibidang yang digeluti. Oleh sebab itu, profesi kecil seperti seorang pedagang toko kelontong, guru bimbel, atau barista minuman pun bisa dikatakan profesional kalau mereka memang mempunyai skill, pengetahuan yang baik disetiap bidangnya.

Jadi, kamu pun bisa menjadi sosok yang profesional mulai hari ini! Sudahkah kamu atau perusahaan bersikap selayaknya profesional kepada masyarakat? Mari simak tulisan kali ini perihal ciri-ciri profesionalisme ditempat kerja.

Ciri-Ciri Profesional untuk Meningkatkan Kualitas Diri

Kualitas-Diri

Siapa yang tidak ingin menjadi sosok profesional dan disegani oleh banyak orang? Menjadi sosok yang profesional memang akan menambah nilai diri kamu dimata orang lain, termasuk ditempat kerja.

Dengan menjadi seorang pegawai yang profesional, kamu akan disegani oleh rekan kerja ataupun atasan. Selain itu, kamu juga akan berpotensi untuk naik jabatan lebih cepat dibanding karyawan lain yang dinilai kurang profesional.

Jangan khawatir kalau kamu masih merasa diri belum profesional. kamu bisa meningkatkan kualitas diri dengan mencoba supaya bisa profesional. Ada sejumlah ciri-ciri profesional yang bisa kamu tiru dan teladani seperti:

Bertanggung Jawab

Sikap profesional pertama merupakan bertanggung jawab. Cobalah untuk mulai bertanggung jawab dari hal kecil pada diri kamu seperti bangun tepat waktu, tidak bermain smartphone dikala semestinya memecahkan pekerjaan, dan memberikan kesempatan pada diri sendiri untuk beristirahat diluar jam kerja.

Berpengetahuan Luas

Selanjutnya merupakan menambah pengetahuan kamu sendiri. Seseorang yang profesional umumnya mempunyai pengetahuan luas, baik itu perihal hal yang dikuasainya ataupun hal general. Semakin banyak hal yang kamu ketahui, maka kualitas diri kamu juga akan semakin baik.

Berjiwa Loyal dan Menjunjung Tinggi Kode Etik

Ciri dari seorang profesional selanjutnya merupakan mempunyai jiwa yang loyal kepada komunitas, organisasi, perusahaan hingga masyarakat disekitarnya. Orang profesional selalu rela berbakti dan mengabdi kepada masyarakat luas untuk memenuhi kebutuhan bersama. Selain itu, seseorang yang profesional selalu menjunjung tinggi kode etik dari apapun profesi yang dijalankannya seperti dokter, pegawai negeri, polisi, guru, dan lainnya.

Disiplin

Sikap seorang profesional yang keempat merupakan bersikap disiplin dalam hampir seluruh hal. Sesungguhnya, sikap disiplin membawa banyak manfaat dalam kehidupan seperti bisa bekerja dengan tepat sasaran dan mendapatkan hasil yang maksimal.

Jadi, menerapkan sikap disiplin bisa mendatangkan manfaat lebih dibandingkan sekadar tampak profesional saja. Bila kamu telah bisa menerapkan gaya hidup disiplin, niscaya orang juga akan segan serta menjadikan kamu sosok panutan.

Memiliki Skill dan Attitude yang Bagus

Ciri terakhir untuk membangun sikap profesional yang baik merupakan dengan mempunyai skill sekaligus attitude yang baik. kamu tidak bisa menjadi seorang profesional kalau hanya berbekal pengetahuan luas saja.

Karena, pengetahuan teoritis yang luas tidak akan berarti kalau tidak dibarengi dengan skill serta attitude yang baik. Kesalahan banyak orang merupakan menganggap diri mereka profesional dan “lebih tinggi” dibandingkan orang lain.

Sikap ini justru tidak baik sebab hanya akan menumbuhkan rasa arogan dan menjadikan kamu pribadi yang sombong.

3 Ciri-Ciri Profesionalisme Perusahaan dalam Melayani Konsumen

perusahaan

Mempertahankan rasa loyalitas konsumen menjadi sebuah hal yang semestinya dilakoni kalau kamu ingin perusahaan senantiasa sukses. Cara termudah untuk mempertahankan konsumen merupakan dengan melayani mereka secara profesional.

Untuk bisa mempraktekkan sikap profesional kepada konsumen, kamu perlu memahami 3 ciri-ciri profesionalisme perusahaan dalam melayani konsumen. Berikut pembahasannya:

Pelayanan yang Efektif, Mudah dan Sederhana

Keprofesionalitasan perusahaan bisa dilihat paling gampang dari mekanisme pelayanan yang diberikan kepada konsumen. Pelayanan yang profesional dan disukai oleh mayoritas konsumen umumnya bersifat tepat sasaran, gampang sekaligus sederhana.

Konsumen tidak menyukai pelayanan yang kompleks, melelahkan dan berbelit-belit. Jadi, penting bagi perusahaan kamu untuk selalu mengedepankan sistem pelayanan yang cepat, tepat sasaran, dan gampang untuk dilaksanakan demi memaksimalkan kenyamanan konsumen dikala meraih tujuan mereka untuk berbelanja atau menggunakan jasa perusahaan.

Prosedur yang Jelas dan Transparan

Tips sukses bersikap profesional kepada konsumen merupakan dengan memberikan prosedur yang jelas serta transparan dari segi persyaratan, ketentuan, hingga garansi dan pertanggung jawaban pelayanan atau produk kepada konsumen. Prosedur yang jelas dan transparan akan menumbuhkan rasa percaya dan aman dari konsumen bahwa perusahaan kamu memang profesional dan terpercaya.

kamu bisa mempertimbangkan untuk menampilkan hal berikut ini dikala membuat rincian prosedur pelayanan perusahaan kepada konsumen:

  • Penanggung jawab atas layanan yang diberikan, sehingga konsumen tahu kepada siapa semestinya mengadu kalau pelayanan tidak pantas standar.
  • Prosedur rinci tata cara pelayanan, termasuk syarat dan kebutuhan didalamnya.
  • Rincian waktu pelayanan, seperti hari dan jam operasional perusahaan.
  • Harga layanan dan jasa yang jelas, tujuannya supaya tiap-tiap konsumen bisa mencocokkan kalau harga yang ditawarkan telah pantas dengan kualitas produk atau jasa.

Disiplin dan Tepat Waktu

Ciri pelayanan yang baik selanjutnya merupakan bersifat tepat waktu. Konsumen akan merasa tidak puas dan mengecap perusahaan tidak profesional kalau pelayanan dijalankan terlalu bertele-tele memakan waktu.

Agar citra perusahaan senantiasa baik, maka usahakan melayani konsumen secara cepat dan pantas waktu yang memang dibutuhkan. Hindari sikap menunda pekerjaan karena akan memberikan pengaruh buruk juga kepada bisnis seperti pekerjaan yang “membludak” untuk dibereskan, konsumen yang komplain, hingga pembatalan transaksi.

Konsumen akan lebih menyukai pelayanan yang cepat untuk memenuhi kebutuhan mereka.

Contoh Sikap Profesional di Dunia Kerja

contoh

kamu telah memandang ciri-ciri profesional didunia kerja baik untuk pegawai ataupun perusahaan. Lantas seperti apa contoh sikap profesional dalam dunia kerja itu sendiri? Berikut kami punya beberapa contoh penerapan sikap dan ciri-ciri profesional didunia kerja yang bisa kamu tiru.

  • Seseorang pegawai profesional yang tidak membuang-buang waktu dikala mengerjakan pekerjaannya. Ia akan menuntaskan seluruh kewajibannya dengan baik serta penuh rasa tanggung jawab.
  • Seorang atasan yang tegas menghukum bawahan untuk kesalahan yang dibuat. Selain itu ia juga memberikan apresiasi kepada bawahan yang berprestasi dikantor. Sikap ini akan menumbuhkan nuansa keadilan pada kantor.
  • Seorang pekerja yang disiplin sekaligus bisa membagi waktu dengan baik untuk memecahkan satu pekerjaan dengan kepentingan yang lain. Ia tidak akan membiarkan gangguan tidak penting diluar pekerjaan (seperti kebiasaan bermain handphone) untuk mengganggu pekerjaan.

Demikianlah pembahasan kali ini terkait ciri-ciri profesional ditempat kerja. Semoga tulisan kali ini bisa menambah wawasan kamu sekaligus menjadi pedoman supaya kamu bisa menjadi pribadi yang lebih profesional, ya. Terima kasih telah membaca, sampai jumpa diartikel menarik lainnya dari kami!