Apa itu GUI (Graphical User Interface)?

kamu pasti pernah menggunakan komputer dan bertemu dengan macam-macam ikon di desktop kamu. Ikon-ikon ini tentunya amat mempermudah pekerjaan kamu. Sebagai contoh, ketika kamu ingin membuka Microsoft Word atau Microsoft Excel, kamu tidak perlu mengetikkan sejumlah perintah. Cukup meng-click ikon kotak berbentuk kertas dan terdapat huruf W atau X di atasnya, dan kamu bisa langsung mengerjakan apapun yang kamu inginkan di program hal yang demikian.

Tetapi, tahukah kamu bahwa ikon-ikon yang terdapat dalam dekstop hal yang demikian dikenal dengan nama Graphical User Interface atau GUI? Lalu, apa yang dimaksud dengan Graphical User Interface (GUI)? Graphical User Interface (GUI) yaitu seperangkat sistem yang digunakan untuk membuat kamu atau pengguna lain bisa berinteraksi dengan perangkat komputer yang digunakan.
Graphical User Interface (GUI) menggunakan tampilan berupa sebuah jendela, menu, tombol dan ikon-ikon yang didesain untuk memberikan kemudahan dan kenyamanan kamu ketika menggunakan sebuah sistem operasi atau sebuah aplikasi di Personal Computer (PC) atau notebook milik kamu. Untuk bisa menggunakan sistem operasi atau aplikasi, kamu membutuhkan bermacam-macam alat input yang berfungsi sebagai alat pengendali sekaligus komunikasi dengan perangkat Personal Computer (PC) atau notebook milik kamu, seperti mouse, keyboard, bahkan bisa dalam format touchscreen, dan sebagainya.
Lalu, bagaimana teknologi yang amat bermanfaat ini bisa berkembang hingga kini? Berikut ini akan dibahas sejarah dari teknologi ini!

Sejarah Graphical User Interface (GUI)

sejarah GUI

Sejarah Graphical User Interface (GUI) sebetulnya di mulai di masa-masa permulaan penciptaan komputer. Yaitu ketika diciptakannya komputer bernama MARK 1, dan dikenal dengan istilah ENIVAC, yang mempunyai cara operasi berupa pengetikan di layar komputer dengan menggunakan keyboard. Cara operasi ini diberlakukan untuk segala program dan perintah tertentu, yang tentunya berhubungan dengan sistem informasi.
Kekurangannya yaitu hal ini tentunya tidak praktis dan sama sekali tidak canggih, dan lagi, hanya orang-orang tertentu saja yang bisa mengoperasikannya. Sejak itulah, dorongan untuk menciptakan sistem yang lebih baik lagi timbul, supaya bisa digunakan oleh banyak orang dengan cara yang tentunya lebih praktis dan gampang dipahami.

Dikarenakan dorongan hal yang demikian, lahirlah Graphical User Interface (GUI), yang berfungsi untuk menampilkan seluruh menu, ikon, dan alat penunjuk lainnya. Semua unsur ini berfungsi untuk menggantikan pengetikan perintah di shell tertentu. Hal ini tentunya amat mempermudah para pengguna perangkat komputer, sebab otak manusia lebih gampang untuk mengingat gambar-gambar dibandingkan tulisan-tulisan sebagai format perintah untuk mengoperasikan program atau aplikasi tertentu. Dikarenakan fakta hal yang demikian juga, tentunya pembentukan ikon-ikon untuk mengoperasikan sebuah sistem operasi, akan lebih mempermudah pengoperasian perangkat komputer, dibandingkan seharusnya mengingat sederet teks sebagai format sebuah perintah pada sebuah shell tertentu.
Graphical User Interface (GUI) pertama kali digunakan oleh sistem operasi Machintosh, yang diproduksi oleh Steve Jobs. Kemudian diikuti oleh sistem operasi lainnya seperti Microsoft melalui Windows. Di zaman kini, meskipun sistem operasi milik Machintosh dikenal sebagai pemilik teknologi Graphical User Interface (GUI) terbaik, tetapi mayoritas orang menggunakan Windows. Pun pengguna Machintos banyak yang meng-install Windows untuk untuk Machintos miliknya. Seiring berjalannya waktu, sistem ini banyak digunakan untuk beberapa macam bidang usaha yang lebih spesifik, salah satunya contoh yaitu ATM.

Sistem khusus untuk ATM telah berbasis semi-Graphical User Interface. Yang dimaksud dengan semi-Graphical User Interface yaitu meskipun berbasis teks, tetapi pengguna ATM tidak perlu lagi mengetikkan sederet perintah untuk memenuhi kebutuhannya, misalnya untuk kebutuhan men-transfer uang. Pengguna hanya perlu menekan tombol-tombol yang sejajar dengan menu-menu yang disediakan, atau menyentuh layar ATM secara langsung untuk bisa mengoperasikannya.
Kemudian, berikut ini akan disajikan contoh-contoh sistem operasi Graphical User Interface dan penjelasan bermanfaat lainnya.

WINDOWS

windows

Microsoft Windows yaitu sistem operasi yang diproduksi dan dikembangkan oleh Microsoft Corporation. Sistem operasi ini menggunakan tampilan yang berbasiskan Graphical User Interface atau tampilan antarmuka bergrafis.

UNIX

Khusus UNIX, sistem operasi-nya didesain bersifat portable, multi-tasking dan multi-user. Lebih menekankan pada workstation dan server, dikarenakan beberapa faktor seperti ketersediaan sekaligus kompatibilitas yang tinggi. Karena ke dua faktor ini lah UNIX bisa digunakan, disalin dan dimodifikasi sehingga bisa dikembangkan oleh banyak pihak. Sebagai informasi tambahan, dikarenakan ke dua faktor hal yang demikian juga lah, UNIX mempunyai banyak varian. Kelebihan dari UNIX yaitu mempunyai satu atau lebih interface, yaitu interface baris perintah berbasis teks (Command Line Interface) dan interface pengguna grafis (Graphical User Interface). Sistem operasi UNIX diciptakan oleh Ken Thompson dan Dennis Ritchie, kemudian dikembangkan oleh AT&T Bell Labs.

LINUX

Sistem operasi LINUX bisa dikatakan merupakan kloningan dari MINIX, yang merupakan salah satu varian UNIX. Desain dari LINUX pada umumnya berasal dari desain dasar milik sistem operasi UNIX. Sistem operasi LINUX pun sama seperti sistem operasi UNIX, yaitu mempunyai satu atau lebih interface, yaitu Command Line Interface dan Graphical User Interface.
Namun, LINUX mempunyai Kernel Monolitik, yaitu Kernel Linux yang berfungsi untuk menangani pengontrolan khusus jaringan, proses, periferal, dan juga pengaksesan sistem berkas.Demikian informasi mengenai contoh-contoh sistem operasi berbasis Graphical User Interface. Selanjutnya akan dibahas mengenai perbedaan antara Command Line Interface dan Graphical User Interface.

Perbedaan Command Line Interface dan Graphical User Interface

Secara biasa, interface dibedakan menjadi dua yaitu, sistem operasi berbasis Graphical User Interface dan sistem operasi berbasis Command Line Interface. Bila kamu telah memahami Graphical User Interface, lalu apakah yang dimaksud dengan Command Line Interface?

Command Line Interface

Command Line Interface yaitu interface pada sebuah sistem operasi yang membutuhkan baris perintah atau text supaya pengguna bisa berinteraksi dengan sistem operasi, dengan hanya menggunakan keyboard dan mengetikkan deret perintah tertentu. Karena itu CLI pada umumnya digunakan dalam sebuah computer server yang tentunya dikendalikan oleh seorang IT Administrator.Bagi seorang IT Administrator, penggunaan CLI membuat pekerjaan mereka lebih efisien dan cepat apabila dibandingkan dengan menggunakan Graphical User Interface. Contoh sistem operasi yang menggunakan Command Line Interface yaitu LINUX berbasis teks, Mikrotik, Cisco IOS, dan DOS atau Command Prompt.

Namun, Command Line Interface tentunya mempunyai kelebihan dan kekurangan apabila dibandingkan dengan Graphical User Interface.

Kelebihan Command Line Interface

  1. Bila berkaitan dengan performa, Command Line Interface mempunyai performa yang lebih tinggi
  2. Memiliki keefisienan dalam hal penggunaan
  3. Tidak membutuhkan hardware dengan spesifikasi yang tinggi

Kekurangan Command Line Interface

  1. Bagi para pengguna awam, Command Line Interface kurang menarik sekaligus membosankan;
  2. Bagi para penggunanya seharusnya kapabel mengingat baris dan perintah.

Demikian informasi menarik mengenai Graphical User Interface, contoh-contoh sistem operasi yang menggunakan teknologi hal yang demikian, dan juga perbandingannya dengan Command Line Interface dalam hal kelebihan dan kekurangannya. Tentunya, apapun pilihan macam interface yang kamu pilih, pastikan bisa memberikan kemudahan, kenyamanan dan keefisienan untuk pekerjaan yang kamu kerjakan.

    Write a comment