8 Ciri-Ciri Bahasa Iklan yang Ampuh Menarik Konsumen

Iklan merupakan bagian dari pemasaran yang mempunyai manfaat besar dalam upaya mempersembahkan dan menjual banyak produk. Setiap pelaku bisnis maupun perusahaan besar saling bersaing dalam menciptakan iklan produk terbaik mereka. Mengapa demikian?

Karena iklan yang baik akan menarik banyak konsumen untuk mencoba dan membeli produk yang mereka tawarkan. Jangan sampai iklan mereka kalah inovatif dengan produk sejenis yang dimiliki perusahaan pesaing. Oleh karena itu, sebagai seorang pelaku bisnis sepatutnya memahami betul bagaimana membuat atau menciptakan iklan yang baik.

Salah satu hal yang sepatutnya kamu pahami sebagai seorang pebisnis merupakan ciri-ciri bahasa iklan. Karena bahasa merupakan alat komunikasi yang akan menghubungkan kamu sebagai seorang pebisnis dengan calon konsumen.

Apakah kamu mulai bertanya tanya bagaimana ciri-ciri bahasa iklan yang benar dan tepat? Seandainya benar, kamu membaca tulisan yang tepat! Kali ini kami akan membahas 8 ciri-ciri bahasa iklan yang ampuh untuk menarik perhatian konsumen, khusus untuk kamu pembaca setia blog Markey. Jadi, ikuti dan simak tulisan ini hingga akhir.

Pengertian Iklan

pengertian-iklan

Iklan merupakan berita atau pesan yang bertujuan membujuk dan mendorong orang supaya tertarik pada produk, baik barang maupun jasa yang ditawarkan. Iklan umumnya dipromosikan melalui media periklanan seperti internet, televisi, radio, koran, dan lain sebagainya.

Iklan yang baik mengandung pemberitahuan kepada masyarakat serta bersifat mempengaruhi pembaca supaya menjalankan sesuatu yang dikehendaki. Lebih jauh, iklan tidak hanya sebatas mempromosikan sebuah produk, melainkan juga sebagai media penyedia informasi, seruan atau ajakan menjalankan suatu hal. Contohnya ialah ajakan untuk menanam pohon dan membersihkan lingkungan sekitar.

Penayangan dan pembuatan iklan menggunakan dua media, yaitu media cetak dan media komputerisasi. Dalam media cetak, iklan akan menghadapi tantangan berupa dibatasi oleh ruang atau tempat. Walaupun tantangan yang akan dihadapi iklan dalam media komputerisasi merupakan dibatasi durasi. Oleh karena itu, pembuatan iklan baik dalam media cetak maupun komputerisasi haruslah singkat, padat, dan jelas sehingga apa yang ingin disampaikan kepada masyarakat sukses.

Ciri-Ciri Bahasa Iklan

bahasa-iklan

Iklan yang tepat sasaran dan menarik merupakan iklan yang bisa memperoleh respon dari audiens serta tidak mendaur ulang konten yang telah ada. Bahasa iklan akan menjadi umpan untuk memancing perhatian dan ketertarikan masyarakat.

Ada anggapan bahwa bahasa iklan yang memancing perhatian negatif lebih baik daripada iklan yang tidak menarik perhatian sama sekali. Ketika menjalankan promosi diri, sebuah entitas, merek tertentu, ataupun sebuah produk kamu sepatutnya mempunyai kemampuan untuk menempatkan citranya supaya bisa masuk dalam benak atau pikirian masyarakat atau konsumen yang kamu targetkan.

Ada beberapa atribut yang sepatutnya disorot dalam konten iklan yang dibuat, yaitu harga, kategori produk, kualitas, serta persepsi orang yang mengamati iklan. Oleh sebab itu bahasa yang digunakan dalam sebuah iklan sepatutnya dan wajib mempunyai kemampuan atau ciri-ciri bahasa iklan seperti review di bawah ini:

Menggugah

Ciri-ciri bahasa iklan yang pertama ialah sanggup menggugah konsumen. Bahasa yang digunakan dalam iklan sepatutnya sanggup mencermati dan memperhatikan apa yang dibutuhkan oleh konsumen. Juga sanggup memberikan solusi atas kebutuhan hal yang demikian.

Iklan yang baik tidak hanya sekadar mempersembahkan dan menjual sebuah produk, namun juga menjadikan audiens sebagai bagian dari bisnis kamu yang sepatutnya kamu perhatikan. Kembangkalan kata atau kalimat yang menjadi ciri khas usaha kamu sehingga audiens atau konsumen akan mengenali usaha kamu dengan baik.

Informatif

Ciri-ciri bahasa iklan yang kedua ialah informatif, sehingga kata-kata maupun kalimat yang digunakan di dalam konten sepatutnya jelas, komunikatif, tidak bertele-tele, serta bersahabat. Hal ini dimaksudkan karena ada durasi penayangan yang sepatutnya diperhatikan, dipenuhi, dan tidak boleh diabaikan oleh pembuat iklan.

Perlu diketahui bahwa salah satu kesalahan lazim yang dikerjakan pada ketika menulis konten sebuah iklan merupakan pengiklan terlalu banyak memasukkan informasi. Banyaknya informasi yang dimasukkan dalam iklan malah akan membuat pembaca sulit memahami pesan yang ingin kamu sampaikan.

Oleh karena itu, iklan sebaiknya memberikan informasi dengan kalimat aktif dan tidak bertele-tele. Dengan menggunakan bahasa yang sederhana namun informatif maka audiens akan lebih gampang memahaminya.

Persuasif

Ciri-ciri bahasa iklan selanjutnya ialah bahasa iklan yang baik haruslah persuasif atau membujuk. Sehingga rangkaian kalimat yang digunakan dalam iklan sepatutnya sanggup memnjadikan audiens yang kamu targetkan merasakan senang, nyaman, dan terhibur.

Cara yang bisa kamu lakukan supaya iklan kamu gampang dipahami ialah dengan mengoptimalkan konsep cerita yang menarik sebagai jangkar iklan. Dengan mempunyai jangkar cerita yang kreatif dan menarik, maka akan memungkinkan audiens atau konsumen untuk menghubungkannya dengan perasaan atau emosi mereka sehingga pesan yang akan disampaikan gampang diterima.

Respon emosional yang dirasakan audiens akan mempengaruhi niat seseorang untuk membeli produk,  dibandingkan ketika audiens hanya mengamati konten iklan tanpa merasakan sebuah emosi. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya penelitian yang membuktikan bahwa konsumen cenderung membeli sebuah produk bukan berdasarkan informasi yang disampaikan, melainkan perasaan emosional yang mereka rasakan ketika mengamati sebuah iklan.

Bertenaga Gerak

Bertenaga gerak merupakan ciri-ciri bahasa iklan selanjutnya. Bertenaga gerak artinya merupakan bahwa bahasa yang digunakan dalam iklan haruslah mempunyai komposisi kata-kata yang sanggup memaksimalkan waktu selama masa promosi ataupun penawaran yang sedang berlangsung.

Komunikatif dan Persuasif

Selanjutnya ialah mempunyai ciri ciri komunikatif dan persuasif. Artinya kalimat yang digunakan haruslah nyaman dibaca oleh audiens. Kalimat komunikatif dan persuasif umumnya dimulai dengan kata atau kalimat menggoda namun relevan dengan tujuan iklan.

Efektif

Ciri-ciri bahasa iklan yang tidak kalah penting ialah sepatutnya tepat sasaran. Penyusunan kata-kata dan rangkaikan kalimat yang digunakan dalam konten iklan sepatutnya bisa memperlihatkan beragam atribut penting dari sebuah merek, entitas, atau produk yang sedang diiklankan.

Ketika menyampaikan sebuah ide atau gagasan pikiran ke dalam sebuah bahasa, penulis iklan haruslah sanggup mengetahui beragam aturan yang berlaku. Contohnya merupakan tata bahasa, idiom yang lazim digunakan masyarakat, kaidah kebahasaan, konotasi atau nuansa dari sebuah kata, dan sebagainya. Ini merupakan sebuah syarat yang mutlak dipenuhi.

Relevan

Ciri-ciri bahasa iklan berikutnya ialah menggunakan bahasa iklan yang relevan dengan audiens atau target pasar. Bahasa yang kamu gunakan dalam mengiklankan produk sepatutnya pantas dengan produk yang kamu tawarkan sekaligus pantas dengan audiens kamu.

Misalnya ketika kamu mengiklan produk berupa pakaian dan menargetkan audiens wanita dengan rentang usia 17-35 tahun, maka gunakanlah bahasa yang relevan dengan dunia fashion dan kata atau kalimat yang tengah trend dan dipahami oleh kalangan muda.

Simple

Ciri-ciri bahasa iklan yang terakhir merupakan simple atau sederhana. Buatlah iklan yang tidak berbelit-belit yang akan membuat audiens atau pembaca kamu kebingungan memahami apa yang disampaikan dalam iklan yang kamu buat.

Dengan kata-kata yang simple, maka audiens akan lebih tertarik dan mau membaca atau mengamati iklan yang kamu buat dan kemungkinan besar membeli apa yang kamu iklankan.

Prinsip-Prinsip Bahasa Iklan

prinsip-bahasa-iklan

Pada dasarnya, bahasa iklan mempunyai beberapa prinsip yang sepatutnya dipenuhi, yaitu:

Mematuhi Aturan yang Berlaku

Iklan mempunyai isi yang merupakan pernyataan yang jujur, bertanggung jawab, dan tidak bertentangan dengan aturan atau hukum yang berlaku di dalam masyarakat, di mana iklan hal yang demikian akan kamu siarkan.

Tidak Mengandung Unsur SARA

Iklan mempunyai isi yang merupakan sebuah pernyataan yang disusun bukan untuk menyinggung perasaan atau merendahkan martabat suatu negara, susila, agama, budaya, maupun adat, suku bangsa dan golongan tertentu.

Tidak Menjatuhkan Pihak Manapun

Iklan haruslah mempunyai isi yang merupakan sebuah pernyataan yang disusun dengan asas persaingan yang sehat, tidak saling menjatuhkan dengan pesaing.

Penulisan Konten Iklan

Ketika kamu menulis sebuah naskah untuk membuat iklan, kamu sepatutnya dan wajib menguasai tata bahasa yang benar. Untuk iklan yang menggunakan Bahasa Indonesia, maka kamu sepatutnya menguasai PUEBI. Hal ini bertujuan supaya makna yang ingin kamu sampaikan dalam iklan bisa ditangkap atau dipahami oleh audiens yang menjadi target iklan kamu.

Bahasa haruslah menyimpah sebuah makna pada ketika digunakan untuk mengungkapkan sebuah ide atau gagasan kepada orang lain. Dengan begitu, audiens atau si penerima pesan bisa memahami apa yang tengah kamu coba ungkapkan dalam iklan.

Bahasa yang informatif sepatutnya sanggup menjelaskan jawaban dari pertanyaan 5W+1H (what, who, when, where, why, dan how) secara singkat namun jelas. Tidak kalah penting, bahasa yang kamu gunakan sepatutnya pantas dan mencerminkan dengan apa yang kamu iklankan.

Nah, itulah review terkait iklan dan juga 8 ciri-ciri bahasa iklan khusus untuk kamu. Iklan merupakan cara yang betul-betul tepat sasaran dalam upaya menjual produk kamu. Oleh karena itu penting untuk mengetahui bagaimana membuat iklan yang baik dan benar.

Sehingga ketika kamu membuat iklan terkait produk kamu ataupun hal lainnya, maka iklan kamu akan menarik perhatian konsumen dan tujuan kamu bisa terpenuhi. Terima kasih telah mengikuti hingga akhir, sampai berjumpa di tulisan berikutnya!