50+ Perintah Dasar Linux yang Wajib Diketahui untuk Pemula

Siapa sih yang tak kenal dengan Linux? Pasalnya, ketika ini linux sudah menjadi idola tersendiri di kalangan orang-orang yang berkecimpung di dunia teknologi berita atau IT. Dikala ini, memang sudah banyak para ahli IT yang sudah menggunakan dan menerapkan cara operasi Linux.

Bagaimana dengan Anda? Pasalnya, sudah banyak juga para pengguna baru yang berminat menggunakan Linux sebagai cara operasi untuk diterapkan sehari-hari. Hal ini disebabkan karena, instruksi dasar Linux cukup mudah diterapkan. Secara lagi, cara Linux tak memerlukan biaya dalam pemakaiannya, karena memang bersifat open source.

Bukan cuma itu saja, karena cara pengoprasian Linux juga cuma memerlukan sumber kekuatan yang kecil, dibandingkan dengan Windows. Mungkin itulah yang menjadi alasan, mengapa cara pengoperasian Linux lebih banyak dipilih. Melainkan, sejauh ini, apakah Anda sudah mengenal cara pengoperasian linux dengan baik? Sebelum Anda beralih untuk menggunakan cara operasi Linux, ada baiknya sekiranya Anda memahami tentang bagaimana instruksi dasar linux.

Mengetahui Instruksi Dasar Linux

Linux-1

Pada dasarnya kumpulan perintah-perintah yang ada pada cara pengoperasian Linux akan memudahkan pengguna dalam mengerjakan sebagian hal, mulai dari sistem memindahkan folder, sistem melihat isi folder, sistem mengganti nama dan lain sebagainya. Melainkan, perlu juga untuk diketahui bahwa tak semua dasar-dasar instruksi pada pengoperasian Linux sama. Pasalnya, Linux sendiri terbagi menjadi sebagian varian dengan instruksi dasar yang berbeda-beda.

Contohnya seperti, dikala hendak menangani keadaan sulit package manager Ubuntu akan lebih tepat sekiranya menggunakan instruksi “apt”, menangani keadaan sulit Fedora dengan menggunakan “yum”, sedangkan menangani keadaan sulit Arch dengan menggunakan “pacman”.

Meskipun demikian, secara keseluruhan perintah-perintah dasar tersebut memiliki kegunaan yang hampir sama, yaitu untuk mengelola paket yang ada di dalam program Linux. Oleh karena itu, di sini akan saya informasikan tentang instruksi dasar linux dan fungsinya secara biasa. Untuk lebih jelasnya, simak berita berikut ini.

50 Instruksi Dasar Linux Untuk Pemula yang Semestinya Diketahui

Terhitung, kurang lebih terdapat sekitar 50 instruksi mendasar yang dimiliki oleh Linux. Yang mana, perintah-perintah dasar tersebut, sepatutnya diketahui oleh pemula. Adapun diantaranya, meliputi.

Man

Pertama yakni man, yaitu diterapkan untuk melihat panduan, seperti melihat kegunaan dari sebuah instruksi (melihat / membaca buku manual dari sebuah program panduan). Contohnya seperti, | $ man apt | yang fungsinya untuk memberikan tampilan manual penggunaan dari program apt pada cara Linux.

Help

Hampir sama kegunaannya dengan Man. Melainkan, instruksi Help diterapkan untuk memunculkan panduan yang lebih ringkas dibandingkan dengan instruksi man.

Sudo

Instruksi sudo diterapkan sebagai super user, karena memang kegunaannya untuk melakukan program user root.

ls

Meskipun memiliki nama yang sederhana, namun instruksi Is diterapkan untuk melihat direktori, seperti melihat daftar file/folder yang ada pada direktori. Contohnya seperti, | $ ls /var/lib | yang diterapkan untuk melihat atau memeriksa apa saja yang ada di dalam folder lib.

Cd

Cd ialah komponen dari instruksi dasar Linux, yang diterapkan untuk masuk ke dalam direktori.  Tepatnya, difungsikan untuk masuk ke dalam komponen direktori yang diharapkan. Contohnya seperti instruksi | $ cd /home/ | yang difungsikan untuk menjadikan folder home sebagai direktori.

Mkdir

Mkdir atau instruksi nama folder, memiliki fungsi yang dapat diterapkan untuk membuat folder pada komponen direktori kerja.

Pwd

Dengan menggunakan instruksi Pwd, Anda dapat menggunakannya untuk melihat direktori yang sedang aktif. Contoh seperti, untuk hasil “/home/niagahoster”.

Vim

Kegunaan instruksi, Vim yakni untuk membuka text editor dan juga dapat diterapkan untuk mengedit teks layak dengan keinginan.

CP

Gunanya CP, yaitu untuk menyalin file dan folder menuju tempat penyimpan yang dikehendaki.

MV

Gunanya MV, yaitu untuk memindahkan folder maupun file ke tempat penyimpanan yang diharapkan.

Rm

Fungsi dari Rm, yaitu untuk menghapus file dan dapat juga diterapkan untuk menghapus folder pada komponen direktori tertentu.

Find

Dari nama instruksi yang satu ini, tentunya Anda sudah dapat mengenal bahwa fungsi instruksi Find yakni untuk mencari file di dalam dalam direktori hirarki. Contoh penggunaannya, yaitu dalam | $ find -name niagahoster.txt.

History

Instruksi dasar Linux yang satu ini diterapkan untuk melihat riwayat instruksi yang sudah pernah diterapkan atau yang pernah dikerjakan sebelumnya. Seandainya hendak mencari instruksi tertentu, maka Anda dapat menggunakan $ history | grep apt.

Cat

Seandainya ingin melihat isi dari sebuah file, maka Anda dapat menggunakan instruksi Cat. Kecuali itu, instruksi cat juga dapat diterapkan untuk menggabungkan isi dari dua buah file.

Echo

Instruksi echo difungsikan untuk menunjukkan satu baris teks. Kecuali itu, dapat juga dipergunakan untuk menuliskan sebuah teks ke komponen dalam file.

Grep

Fungsi instruksi Grep diterapkan untuk menunjukkan baris yang mengandung kata yang sama atau yang layak dengan pattern. Contohnya seperti, | $ grep -i source markey.txt | maka akan memunculkan baris teks yang mengandung kata “source” pada komponen “markey.txt”.

Wc

Yang dimaksudkan dengan Wc pada pemrograman Linux yakni instruksi yang diterapkan untuk menunjukkan baris baru, untuk menunjukkan kata, dan menunjukkan bite pada sebuah file.

Sort

Instruksi Sort diterapkan untuk mengurutkan hasil dari pembacaan isi file yang sebelumnya sudah diminta.

Chmod

Seandainya hendak mengganti hak akses pada sebuah file dalam pemrograman Linux, maka Anda dapat menggunakan instruksi Chmod.

Chown

Seandainya hendak mengganti hak akses pada sebuah file dalam pemrograman Linux, maka Anda dapat menggunakan instruksi Chown.

Su

Instruksi Su diterapkan untuk mengganti user ID.

Passwd

Cocok dengan namanya, instruksi ini diterapkan untuk mengganti password atau kata sandi dari user.

Who

Who juga ialah komponen dari instruksi Linux secara mendasar, yang fungsinya yakni untuk menunjukkan user yang diterapkan.

Ps

Kegunaan instruksi Ps, yaitu untuk menunjukkan snapshot process yang tengah berjalan.

Kill

Kegunaan instruksi Kill, yaitu untuk menghentikan program yang tengah berjalan dengan menggunakan signal.

Tar

Tar yakni sebuah program pengarsipan, yang difungsikan untuk mengumpulkan sebagian file menjadi satu file.

Zip

Zip ialah alat kompresi file menjadi “,zip”, yang penggunaanya hampir sama dengan tar.

Unzip

Berbanding terbalik dengan Zip, fungsi instruksi Unzip diterapkan untuk mengekstrak atau membongkar file “.zip”.

Ssh

Instruksi yang satu ini diterapkan untuk mengakses komputer maupun cara server dari jarak jauh.

Scp

Instruksi Scp ini diterapkan untuk menyalin file dari host lain yang sudah terhubung ke dalam satu jaringan yang sama.

Fdisk

Instruksi Fdisk ini difungsikan untuk menyalin file dari host lain yang sudah terhubung pada satu jaringan yang sama.

Mount

Untuk melampirkan sebuah file system ke dalam satu folder besar, Anda dapat menggunakan instruksi mount, sehingga sudah tak perlu lagi untuk mengerjakan akses langsung ke komponen filesystem.

Umount

Instruksi unmount difungsikan untuk meng unlock atau membatalkan instruksi mount.

Du

Instruksi dasar Du pada pemrograman Linux diterapkan untuk menunjukkan ukuran file secara rekursif.

Df

Instruksi dasar Df pada pemrograman Linux diterapkan untuk menunjukkan penggunaan ruang disk yang ada pada file system.

Quota

Instruksi dasar Quota pada pemrograman Linux diterapkan untuk menunjukkan ruang disk dan sebagian batasannya.

Reboot

Fungsi Reboot, tentu saja untuk melakukan instruksi restart atau untuk memulai ulang.

Power off

Fungsi power off, tentu saja untuk melakukan instruksi mematikan atau untuk melakukan instruksi shutdown.

Gedit

Gedit ialah instruksi yang diterapkan untuk membuka editor teks dan dapat juga diterapkan untuk mengedit teks file layak dengan keinginan.

Kate

Kate ialah program yang diterapkan sebagai file editor pada KDE. Melainkan, untuk menggunakannya, sebagian cara operasi sepatutnya mengerjakan pengerjaan instalasi khususnya dulu.

Bg

Bg ialah instruksi yang diterapkan untuk membuat pengerjaan foreground untuk berjalan pada sebuah background.

Fg

Tak jauh berbeda dengan instruksi program Bg, Fg juga diterapkan untuk membuat background. Melainkan bedanya, Fg diterapkan untuk menciptakan background menjadi foreground pengerjaan.

Jobs

Instruksi Jobs difungsikan untuk menunjukkan nama dan ID atau identitas pengerjaan dari background jobs.

Sed

Sed diterapkan untuk memfilter teks pada sebuah file dan menggantinya menjadi teks baru.

Awk

Instruksi Awk ini diterapkan untuk memindah teks dan dapat pula diterapkan untuk mengerjakan memproses bahasa.

Locate

Hampir mirip dengan Find, karena instruksi locate juga diterapkan untuk menemukan atau mencari file yang diharapkan.

Ifconfig

Ifconfig yakni instruksi yang lazim diterapkan untuk melihat IP yang sedang terkoneksi pada network atau pada device apa saja yang tersedia.

Date

Date yakni program instruksi yang diterapkan untuk menunjukkan berita tanggal hari ini.

Nano

Nano ialah program instruksi yang diterapkan sebagai text editor yang dapat diakses tanpa perlu membuka jendela baru, sehingga akan jauh lebih praktis.

Top

Top ialah instruksi yang dapat diterapkan untuk melihat semua pengerjaan yang sedang berjalan, yaitu dari urutan pengerjaan yang paling besar.

Clear

Clear ialah instruksi yang diterapkan untuk membersihkan jendela terminal.

Segala instruksi dasar Linux tersebut dapat diterapkan dan dikembangkan layak dengan keperluan eksekusi. Melainkan, tak perlu menghafalkannya. Cukup dengan memahami fungsi-fungsinya, maka Anda sudah dapat melakukan program Linux dengan baik. Sebab pengoperasinya instruksi pada cara Linux tak jauh berbeda dengan Windows, sehingga pemula pun konsisten cakap untuk menggunakannya.