15 Peluang Usaha Pertanian Terbaik tahun 2020

2020 menjadi tahun dimana banyak orang mulai mencari peluang bisnis baru, salah satunya merupakan usaha pertanian. Usaha pertanian bisa dikatakan cukup menjanjikan, terlebih tiap-tiap orang membutuhkan makanan pokok.

Usaha pertanian umumnya diartikan sebagai usaha bercocok tanam, dan umumnya kegiatan bercocok tanam dikerjakan di wilayah pedesaan. Hal ini bisa dianggap salah kira, karena usaha pertanian juga bisa kamu lakukan di wilayah perkotaan. Yuk simak review selengkapnya!

Apakah kamu mempunyai pekarangan yang sempit? Tak perlu takut, disini akan dijelaskan peluang usaha pertanian apa saja yang cocok untuk pekarangan sempit maupun luas. Berikut 15 peluang usaha pertanian yang bisa kamu terapkan di rumah. Cocok bagi kamu yang pemula memulai bisnis pertanian ini.

15 Peluang Usaha Pertanian Terbaik

sayuran-hijau

1. Usaha Yang Memanfaatkan Tanaman Hidroponik

Tanaman-Hidroponik

Tanaman hidroponik yaitu variasi tanaman yang menggunakan air tanpa menggunakan tanah, yang ditekankan yakni pemenuhan kebutuhan nutrisi tanaman yang diinginkan.

Sistem hidroponik bisa menjadi salah satu solusi bagi kamu yang ingin membuat usaha pertanian namun berkendala kurangnya lahan yang tersedia.

Sayur-sayuran yang bisa ditanam dengan hidroponik ialah bayam, sawi daging (bok choy), brokoli, seledri, salada dan lain sebagainya. Sayuran yang ditanam dengan hidroponik lebih sehat, segar dan enak untuk dikonsumsi.

2. Usaha Sayur Kangkung

Usaha tanaman yang menjanjikan kedua yakni tanaman kangkung. Lama penanaman sayur kangkung hanya membutuhkan waktu selama maksimal 6 minggu dan selanjutnya kamu bisa langsung memanen tanaman kangkung.

Untuk media penanamannya, kamu bisa menggunakan air yang berarti penanaman hidroponik. Cukup sediakan baskom sebagai wadah, bibit angkung, pupuk, zat pengatur tumbuh (ZPT), dan polybag.

3. Usaha Tanaman Bayam

Bayam merupakan salah satu tanaman yang mempunyai kandungan zat besi tinggi dan bagus untuk penambah darah. Sayuran ini cocok dikonsumsi bagi penderita anemia (darah rendah).

Tanaman bayam juga salah satu alternative usaha pertanian yang tidak terlalu membutuhkan lahan luas karena media penanamannya menggunakan polybag. Usaha ini bisa kamu geluti di rumah.

Bahan-bahan yang dibutuhkan untuk memulai usaha tanaman bayam ini yakni polybag, tanah, pupuk, bibit bayam bisa berupa biji atau stek batang, dan pestisida berbahan dasar alami.

4. Usaha Tanaman Sawi Hijau

Tanaman sawi hijau atau yang biasa disebut tanaman sosin. Tanaman ini pun amat menguntungkan dan cukup populer di kalangan masyarakat.

Tanaman sawi hijau yakni variasi tanaman yang paling cepat panen, yaitu membutuhkan waktu kurang dari sebulan. Sawi hijau mempunyai ciri daunnya berwarna hijau dengan bunga berwarna putih dan mempunyai batang yang lebih panjang dibanding sawi putih.

kamu bisa menanam sawi hijau di pekarangan rumah kamu. Beberapa sumber menyebutkan bahwa usaha pertanian sawi hijau ini memberikan keuntungan besar hingga puluhan juta rupiah tiap-tiap bulannya atau tiap-tiap panen.

5. Usaha Bawang Merah dan Bawang Putih

Bawang merah dan bawang putih yakni bumbu dapur utama yang wajib selalu tersedia di dapur. Karena tanaman ini umumnya selalu digunakan di tiap-tiap masakan.

Bawang merah dan bawang putih ini selalu mengalami kenaikan harga khususnya menjelang Ramadhan, hari raya dan tahun baru. Terutamanya bumbu dapur ini juga tidak bisa bertahan lama apabila tidak segera digunakan, sehingga bumbu ini akan selalu dicari oleh para konsumen.

6. Usaha Cabai Merah Kriting dan Cabai Rawit

cabai-merah

Menjamurnya bisnis makanan pedas di kalangan pecinta kuliner membuat konsumsi cabai meningkat drastis.

Cabai akan selalu dicari khususnya bagi penikmat makanan pedas. Beberapa tahun terakhir harga cabai melonjak tajam hingga mencapai 100 ribu rupiah per kilonya. Jadi kamu tidak perlu ragu untuk memulai usaha pertanian tanaman cabai. Untuk menanam cabai kamu bisa menggunakan media tanah maupun secara hidroponik

7. Usaha Tomat

Tomat merupakan sayuran yang juga banyak dikonsumsi oleh masyarakat, khususnya kini semakin banyak saus yang berbahan dasar tomat digemari oleh masyarakat.

Tomat bisa ditanam dan bertumbuh apabila tanah kamu basah. Kunci utama dalam penanaman tomat yakni proses stek. Cara termudah untuk menumbuhkan akarnya yaitu cukup dengan menambahkan air ke wadah yang akan kamu gunakan. Letakkan tomat pada suhu yang hangat paling lama 2 minggu. Setelah tunas tumbuh kamu bisa memindahkannya ke media tanam.

8. Tanaman Terong

Untuk menanam tanaman terong, kamu wajib terus memperhatikan suhu udaranya hanya sebesar 22-30 derajat celcius. Untuk panen tanaman terong ini dibutuhkan lama penanaman dari 3-4 bulan dan lama panen hingga usia 6 bulan dengan rentang waktu panen dari 3 hingga 7 hari. Terong selalu menjadi menu lalapan di warung, dan peminat terong sendiri lumayan banyak di kalangan masyarakat.

9. Usaha Jamur Tiram

Usaha tanaman yang bisa kamu coba lainnya yakni budidaya jamur tiram. Tidak perlu mengeluarkan modal besar karena budidaya jamur tiram bisa dikerjakan dengan memanfaatkan lahan kosong di pekarangan rumah kamu. Bisnis ini amat menjanjikan karena jamur menjadi salah satu pangan yang digemari masyarakat dengan harga jual perkilonya sekitar Rp 10 ribu.

10. Usaha Budidaya Vanili

Vanili tercatat sebagai penyedap rasa dengan harga termahal di dunia. Harga vanili di tahun 2019 mencapai 10 juta per kilo. Hal ini tentu saja sepadan dengan tingkat kesulitan untuk penanaman tanaman vanili ini cukup sulit.

11. Usaha Tanaman Kunyit

Kunyit yakni tanaman dimana akarnya yang dikonsumsi. Kunyit ini mempunyai warna kuning, umumnya digunakan sebagai pewarna makanan alami. Selain itu kunyit juga dikonsumsi sebagai minuman herbal atau yang biasa dikenal dengan jamu.Kunyit mempunyai nilai jual mulai dari Rp 15 ribu hingga Rp 50 ribu.

12. Usaha Jahe

Jahe merupakan tanaman herbal dimana akarnya yang dimanfaatkan. Biasanya jahe digunakan sebagai bumbu masakan dan minuman herbal. Adapun manfaat mengkonsumsi jahe ialah sebagai peningkat daya tahan tubuh, melancarkan peredaran darah dan meredakan gejala masuk angin. Jahe dibagi menjadi tiga yaitu jahe emprit, jahe gajah dan jahe merah.

13. Bisnis Tanaman Hias

Usaha pertanian dengan membudidayakan tanaman hias sering dijumpai di perkotaan karena mempunyai nilai estetika. Tanaman hias bisa memberikan keuntungan besar karena mempunyai harga yang lumayan mahal.

14. Menjual Alat Pertanian

Semakin meningkatkan pertumbuhan sektor pertanian tentu saja permintaan alat akan semakin banyak. kamu bisa menjual peralatan pertanian ataupun menyewakan alat pertanian kepada para pengusaha pertanian di wilayah kamu.

15. Menulis Ilmu Pertanian

Dengan bermodalkan ide kreatif kamu bisa menuangkan wawasan kamu mengenai pertanian ke dalam buku maupun tulisan. Dengan semakin banyaknya para penggiat usaha pertanian pasti mereka pun membutuhkan panduan, dan hal ini bisa menjadi keuntungan untuk kamu.